Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

By | April 2, 2018

Kali ini kami akan bahas terkait dengan Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise adalah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dengan kata lain, waralaba ialah pengontrolan usaha dengan sistim pemberian hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee juga diberi hak untuk membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu sistem memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang populer, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba adalah suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Usaha franchise yaitu sistem marketing yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba adalah suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, nasihat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, sistim penjualan, sistim pembenahan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan persetujuan waralaba. Pada peraturan itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat mengoperasikan usaha dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan kiat-kiat yang telah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang rata-rata menerapkan format dan sistem usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu metode marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi perihal Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba Menurut Asosiasi Franchise Indonesia, kami harap artikel kali ini membantu teman-teman semua. Mohon artikel ini dishare agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *