Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!

By | Januari 23, 2019

Topik kita sekarang ialah Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise adalah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Berikut Pengertian  Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!

Dengan kata lain, franchise adalah kontrol bisnis dengan cara pemberian hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun dikasih wewenang untuk membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah sistem memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Franchise merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merek dagang terkenal, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Franchise merupakan suatu pengontrolan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!

Bisnis franchise yakni strategi marketing yang bertujuan memaksimalkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak pada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yakni suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kontrak jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni persekutuan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, cara penjualan, teknik pembenahan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan waralaba. Pada tata tertib tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat menjalankan usaha dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan cara-cara yang udah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!

Waralaba ialah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan wujud dan system bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise adalah sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu strategi pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi berkaitan dengan Berikut Pengertian Waralaba atau Franchise Yang Seharusnya Dipahami!, kami harap artikel ini bermanfaat untuk teman-teman semua. Tolong postingan ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *