Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!

By | April 2, 2018

Pembahasan kita kali ini adalah Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!

Dengan kata lain, waralaba adalah pengontrolan usaha dengan sistim pemberian hak pemakaian merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka usaha dan melakukan keseluruhan sistem usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni metode memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Franchise adalah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merk dagang terkenal, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba merupakan suatu pengontrolan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!

Bisnis waralaba adalah metode marketing yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise merupakan suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan negosiasi jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, nasehat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise merupakan kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, cara penjualan, system perapihan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada regulasi itu, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk melangsungkan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan upaya-upaya yang udah ditentukan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!

Waralaba merupakan sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan bentuk dan sistim usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melalui training, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat memasarkan produk atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah sistim marketing dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi perihal Berikut Pengertian Usaha Waralaba Yang Selayaknya Dipahami!, semoga post kali ini bermanfaat buat Anda. Mohon artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *