Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise

By | Maret 22, 2018

Di postingan ini kami akan ulas tentang Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise

Dengan kata lain, waralaba yakni pengendalian bisnis dengan sistem penyerahan hak penggunaan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni upaya memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang punya merk dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise

Usaha waralaba ialah sistem marketing yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak kepada franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise yakni suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis umpamanya system manajemen, taktik penjualan, sistem penataan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut kemufakatan waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat mengadakan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan taktik-taktik yang telah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memanfaatkan wujud dan system usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu sistem pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi berkaitan dengan Berikut Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise, kami harap post kali ini membantu sahabat semua. Tolong post ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *