Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba

By | Oktober 31, 2018

Di postingan ini kami akan bahas terkait dengan Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba

Dengan kata lain, franchise yakni pengendalian usaha dengan cara pemberian hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberi wewenang buat membuka bisnis dan melaksanakan keseluruhan system usahanya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu siasat memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Franchise ialah suatu pengontrolan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba

Usaha waralaba merupakan upaya pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan network bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak terhadap franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba yakni satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kesepakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yakni persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha contohnya system manajemen, strategi penjualan, teknik perapihan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada regulasi tersebut, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melakukan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan taktik-taktik yang telah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang rata-rata mengaplikasikan format dan sistim usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah sistem marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian informasi tentang Berikut Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba, semoga postingan kali ini mencerahkan Anda. Kami berharap postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *