Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise

By | Desember 23, 2018

Topik kita sekarang ialah Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise

Dengan kata lain, franchise adalah penguasaan bisnis dengan system pemberian hak pemanfaatan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberi kewenangan buat membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan system bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan teknik memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengimplementasikan bisnis. Waralaba adalah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang kondang, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba ialah suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise

Bisnis waralaba yakni cara marketing yang bertujuan memaksimalkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba ialah suatu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, pengarahan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise adalah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut syarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha contohnya sistem manajemen, metode penjualan, taktik penataan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan waralaba. Pada tata tertib tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk menyelenggarakan usaha dengan merek, nama, system, prosedur, dan metode-metode yang sudah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise

Franchise merupakan sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang lazimnya menerapkan bentuk dan sistim bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu siasat pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi kepada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info mengenai Berikut Ini Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise, semoga post kali ini mencerahkan kalian. Mohon postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *