Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

By | Juni 19, 2018

Topik kita kali ini ialah Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Dengan kata lain, waralaba yakni penguasaan bisnis dengan cara penyerahan hak penerapan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka usaha dan melaksanakan keseluruhan system usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu upaya memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam menerapkan bisnis. Franchise adalah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang ternama, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba yaitu suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Usaha franchise merupakan teknik marketing yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya ialah suatu format kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kontrak jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba ialah perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, strategi penjualan, taktik pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada tata tertib itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat menyelenggarakan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan taktik-taktik yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Franchise merupakan sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang rata-rata memanfaatkan bentuk dan system usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk memasarkan barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah siasat pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info tentang Berikut Ini Definisi Usaha Waralaba atau Franchise, kami harap artikel kali ini berguna buat kalian. Kami berharap postingan ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *