Berikut Definisi Usaha Waralaba

By | Januari 25, 2019

Topik kita kali ini adalah Berikut Definisi Usaha Waralaba. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Berikut Definisi Usaha Waralaba

Dengan kata lain, waralaba yakni kontrol usaha dengan sistim pemberian hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee juga diberi kewenangan untuk membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan system usahanya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah metode memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Franchise merupakan suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merk dagang populer, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba yaitu suatu pengendalian usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Berikut Definisi Usaha Waralaba

Bisnis waralaba yaitu taktik pemasaran yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba merupakan satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan perjanjian jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, pengarahan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Definisi Usaha Waralaba

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise merupakan kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, system penjualan, metode pembenahan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Definisi Usaha Waralaba

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut perjanjian waralaba. Pada aturan itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk melangsungkan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan upaya-upaya yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Berikut Definisi Usaha Waralaba

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang lazimnya menerapkan wujud dan system usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Berikut Definisi Usaha Waralaba

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu strategi marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Definisi Usaha Waralaba

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info tentang Berikut Definisi Usaha Waralaba, kami harap post kali ini mencerahkan kawan-kawan semua. Tolong postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *