Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!

By | Desember 20, 2018

Topik kita kali ini yakni Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!

Dengan kata lain, franchise adalah pengaturan bisnis dengan cara penyerahan hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee pun dikasih kewenangan buat membuka bisnis dan memakai keseluruhan system usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah teknik memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mempraktikkan bisnis. Waralaba ialah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba yaitu suatu pengontrolan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!

Usaha franchise adalah upaya marketing yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise adalah satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat perjanjian jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan mutu, riset, tuntunan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise ialah perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, strategi penjualan, strategi pemberesan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada tata tertib tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengaplikasikan bisnis dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan metode-metode yang udah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!

Waralaba adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya menggunakan bentuk dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu taktik marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info perihal Berikut Definisi Usaha Waralaba Yang Sepatutnya Dipahami!, kami harap artikel ini mencerahkan teman-teman semua. Kami berharap post ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *