Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

By | Agustus 3, 2018

Pembahasan kita sekarang yaitu Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Dengan kata lain, waralaba adalah kontrol bisnis dengan system penyerahan hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee juga diberi wewenang buat membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah cara memperluas jaringan bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menerapkan usaha. Waralaba merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba ialah suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Bisnis franchise yaitu taktik marketing yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak pada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise adalah satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli untuk menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, nasihat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba ialah kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha umpamanya sistim manajemen, sistem penjualan, sistim pemberesan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kontrak waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat mengadakan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan taktik-taktik yang sudah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Waralaba ialah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan bentuk dan system usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu sistim marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info perihal Berikut Definisi Usaha Waralaba atau Franchise, kami harap post kali ini berguna buat teman-teman semua. Tolong artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *