Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba

By | Mei 30, 2018

Pada kesempatan ini kami akan ulas perihal Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba

Dengan kata lain, franchise yakni pengendalian usaha dengan sistim pemberian hak penerapan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee pun diberikan hak buat membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan sistim bisnisnya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan taktik memperluas network bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam menerapkan bisnis. Franchise merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang kenamaan, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba

Usaha franchise adalah siasat marketing yang bertujuan mengoptimalkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak terhadap franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba yakni satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan persetujuan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, nasehat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise merupakan kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, sistim penjualan, metode pembenahan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan kontrak waralaba. Pada aturan itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat melaksanakan usaha dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan strategi-strategi yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba

Franchise ialah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya mengaplikasikan wujud dan sistim bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah taktik marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info mengenai Berikut Definisi Usaha Franchise atau Waralaba, kami harap post kali ini mencerahkan Anda. Kami berharap post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *