Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?

By | Juli 27, 2018

Di postingan ini kami akan ulas seputar Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?

Dengan kata lain, waralaba yakni penguasaan usaha dengan metode pemberian hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee pun diberi hak untuk membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan system bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni teknik memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengoperasikan usaha. Waralaba ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?

Usaha waralaba yakni siasat pemasaran yang bertujuan mengembangkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak kepada franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba merupakan satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kesepakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, sistim penjualan, sistim perapihan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada regulasi itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengoperasikan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan metode-metode yang telah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?

Waralaba ialah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menggunakan wujud dan sistim usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise adalah satu lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah system marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian informasi terkait dengan Apa Sebetulnya Waralaba atau Franchise Itu?, semoga artikel kali ini mencerahkan teman-teman semua. Mohon postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *